Oleh karena itu, dalam makalah ini kami lebih khusus membahas tentang bagaimana sejarah 4 (empat) sahabat Nabi saw., yaitu Abu Bakar ash-Shiddiq r.a, Umar bin Khattab r.a, Utsman bin Affan r.a dan Ali bin Abi Thalib r.a, yang kami uraikan secara singkat, dan kami berusaha menjawab sebagian keterbatasan pengetahuan umat Islam tentang sejarah Ali bin Abi Thalib dan pihak Mu'awiyah bin Abi Sufyan. Ali bertindak atas nama penduduk Kufah dan orang-orang yang mendukungnya, sedangkan Mu'awiyah bertindak atas nama penduduk Sham beserta setiap orang yang mendukungnya. Kami akan tunduk pada hukum Allah dan kitab-Nya. Tidak ada sesuatu pun selain dari kedua hukum 13 Ibid Sahabat Rasulullah SAW yang menjadi Khulafaur Rasyidin ada empat orang, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khatab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Masa Khulafaur Rasyidin yang lamanya tidak lebih dari tiga puluh tahun, dimulai sejak tahun 11-41 H/632-661 M. Keempat khalifah ini meneruskan perjuangan Rasulullah SAW dengan cara dan Pada masa Khalifah Utsman bin Affan Pembai'atan dirinya dilakukan melalui pemilihan salah satu di antara 6 orang Ahlu Syuro yaitu Ali bin abi thalib, Utsman bin affan, Sa'at bin abi Waqosh, Abdurrahman bin Auf, Zubair bin Awwan dan Tholhah bin Ubaidillah, merupakan kejadian pertama dalam sejarah kekhalifahan umat Islam. Khalifah Abu Bakar r Dengan kata lain, Ali bin Abi Thalib merupakan orang yang paling layak diangkat menjadi khalifah keempat menggantikan khalifah Utsman bin Affan. Pengangkatan Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah keempat oleh masyarakat madinah dan sekelompok masyarakat pendukung dari Kuffah [2] [2] ternyata ditentang oleh sekelompok orang yang merasa dirugikan. Kategori ilmiyah: Ali bin Abi Tholib bin Abdul Mutthalib, AL-Qurasy al-hasymi, selaku anak paman Rasulullah saw dan besan beliau saw. Dia salah seorang shahabat dan tokoh terkamuka umat Islam, dilahirkan pada tahun ke dua puluh sebelum kenabian. Secara kebahasaan, Khulafaur Rasyidin berarti para khalifah yang mendapat petunjuk. Keempat khalifah tersebut adalah Abu Bakar As-Shiddiq (memerintah 632 - 834 M), Umar bin Khatab (634-644M), Usman bin Affan (644-656 M) dan Ali bin Abi Thalib (656-661 M). 1. ABU BAKAR AS SHIDDIQ (632 - 834 M) a. Setelah Usman wafat, masyarakat beramai-ramai membaiat Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah. Ali memerintah hanya enam tahun. Selama masa pemerintahannya, ia menghadapi berbagai pergolakan. Setelah menduduki jabatan khalifah, Ali memecat para gubernur y a ng di angkat oleh Usman. Dia juga menarik kembali tanah yang dihadiahkan Usman kepada Utsman bin Affan, merupakan salah satu shahabat Nabi Muhammad SAW. dan dikenal sebagai khalifah Rasulullah (Khulafaur rasyidin) yang ketiga. Pada masa Rasulullah masih hidup, Utsman terpilih sebagai salah satu sekretaris Rasulullah sekaligus masuk dalam Tim penulis wahyu yang turun dan pada masa kekhalifahannya Al Quran dibukukan secara tertib Wafatnya khalifah Ali bin Abi Thalib pada tanggal 21 Ramadhan tahun 40 H/661 M, karena terbunuh oleh tusukan pedang beracun saat sedang beribadah di masjid Kufah, oleh kelompok khawarij [5] yaitu Abdurrahman bin Muljam, menimbulkan dampak politis yang cukup berat bagi kekuatan umat Islam khususnya para pengikut setia Ali (Syi'ah). Oleh karena jis8R.